Sempat mengalami mati suri,batik tanah liek atau batik tanah liat kembali hidup dan memperkaya kerajinan rakyat Sumatera Barat. Bukan hanya karna sebagai warisan yang harus dilestarikan,namun memang keunikannya tak tergantikan. Berbahan baku dari tanah liat dan pewarna dari tumbuhan,menjadikannya tidak mudah pudar walau sering digunakan. Dahulu,batik ini hanya boleh digunakan oleh pemimpin adat dan atribut kerajaan. Namun kini,siapapun bisa menggunakan kain bermotif yang memiliki nilai kehidupan.